Industri Otomotif Jepang Bagian 1

Industri Otomotif Jepang Bagian 1 – Jepang telah menjadi salah satu dari 3 negara produsen mobil teratas dunia sejak tahun 1960-an, mengamankan statusnya sebagai pemimpin dunia dalam manufaktur dan teknologi otomotif.

Beberapa merek globalnya yang paling terkenal adalah milik industri otomotif. Orang-orang di seluruh dunia sudah mengenal Toyota, Honda, Nissan, Mitsubishi, Subaru, Daihatsu, Fuso, Hino, Mazda, Lexus, dan banyak lagi.

Mereka termasuk ekspor paling terkenal negara itu. Terlebih lagi, komponen otomotif Jepang dapat ditemukan pada mobil yang diproduksi di enam benua.

Faktanya, manufaktur terkait otomotif mengambil 89 persen dari sektor manufaktur terbesar negara, industri mesin transportasi. Komponen otomotif dan kendaraan menyumbang 18 persen dari semua pengiriman manufaktur di Jepang.

Rincian pekerjaan

5,5 juta orang, atau 8,7 persen tenaga kerja Jepang bekerja di manufaktur otomotif dan industri terkait. Di Jepang, saat ini terdapat 78 pabrik di 22 prefektur yang membuat mobil.

Manufaktur suku cadang mobil menyumbang lebih dari 600.000 pekerjaan di sektor ini, dan 390.000 pekerjaan lainnya dialokasikan untuk produksi bahan baku dan peralatan dasar yang digunakan dalam manufaktur otomotif.

Diperbarui 19 Desember 2017. Jepang telah menjadi salah satu dari 3 negara penghasil mobil teratas di dunia sejak tahun 1960-an, mengamankan statusnya sebagai pemimpin dunia dalam manufaktur dan teknologi otomotif.

Beberapa merek globalnya yang paling terkenal adalah milik industri otomotif. Orang-orang di seluruh dunia sudah mengenal Toyota, Honda, Nissan, Mitsubishi, Subaru, Daihatsu, Fuso, Hino, Mazda, Lexus, dan banyak lagi.

Mereka termasuk ekspor paling terkenal negara itu. Terlebih lagi, komponen otomotif Jepang dapat ditemukan pada mobil yang diproduksi di enam benua.

Faktanya, manufaktur terkait otomotif mengambil 89 persen dari sektor manufaktur terbesar negara, industri mesin transportasi. Komponen otomotif dan kendaraan menyumbang 18 persen dari semua pengiriman manufaktur di Jepang.

Rincian pekerjaan

5,5 juta orang, atau 8,7 persen tenaga kerja Jepang bekerja di manufaktur otomotif dan industri terkait. Di Jepang, saat ini terdapat 78 pabrik di 22 prefektur yang membuat mobil.

Manufaktur suku cadang mobil menyumbang lebih dari 600.000 pekerjaan di sektor ini, dan 390.000 pekerjaan lainnya dialokasikan untuk produksi bahan baku dan peralatan dasar yang digunakan dalam manufaktur otomotif.

Seiring pasar menjadi lebih terintegrasi secara internasional, pembuat suku cadang Jepang menunjukkan investasi yang kuat dalam sumber daya manusia di Jepang untuk pengembangan dan produksi barang otomotif.

Tinjauan Industri

Produksi mobil dalam negeri terus meningkat sejak 2012, seiring dengan melemahnya yen dan menguatnya pasar global untuk kendaraan bermotor. Hal ini telah menyebabkan perluasan yang diperpanjang oleh pembuat mobil utama Jepang, dan fokus yang lebih kecil pada penjualan di pasar dalam negeri.

Karena kendaraan menjadi lebih kompleks, saat ini terdiri dari lebih dari 20.000 suku cadang, industri telah berkembang menjadi rantai pasokan perusahaan yang terintegrasi. Suku cadang dari ratusan pemasok diterapkan ke setiap kendaraan yang keluar dari jalur perakitan.

Hasilnya, jaringan pemasok suku cadang mobil yang luas telah tumbuh sebagai bagian penting dari perekonomian Jepang, yang mencakup berbagai industri seperti bahan kimia dan karet.

Investasi dalam penelitian dan manufaktur teknologi otomotif dianggap sebagai barometer utama ekonomi di Jepang, dan para pemasok ini berada di garis depan dalam membawa investasi tersebut ke dalam produksi.

Industri ini dicatat secara resmi dalam bahasa Jepang sejak 1929 oleh Nikkan Jidosha Shimbun, satu-satunya surat kabar harian Jepang untuk industri otomotif.